Hubungkan perangkat ke VPN
Pasang akun VPN pada MikroTik, router, komputer, atau server di jaringan tujuan.
Buka akses TCP dan UDP untuk MikroTik, CCTV, Remote Desktop, server, NAS, dan aplikasi lokal meskipun jaringan Anda menggunakan IP dinamis atau berada di balik CGNAT.
VPN Port Forwarding meneruskan koneksi dari public endpoint S-Network menuju perangkat atau aplikasi di jaringan lokal melalui tunnel VPN.
Layanan ini cocok ketika ISP tidak menyediakan IP publik, menggunakan IP dinamis, atau menempatkan pelanggan di balik Carrier-Grade NAT.
Saat koneksi masuk ke public port 45678, sistem akan meneruskannya menuju port Winbox 8291 pada MikroTik lokal.
Hubungkan perangkat ke tunnel VPN, tentukan port tujuan, lalu akses perangkat menggunakan endpoint publik.
Pasang akun VPN pada MikroTik, router, komputer, atau server di jaringan tujuan.
Tentukan protokol, public port, alamat tujuan, dan local port melalui dashboard.
Endpoint publik akan diteruskan melalui tunnel VPN menuju perangkat lokal Anda.
Gunakan IP publik dan public port yang tersedia untuk mengakses layanan dari luar.
Kelola akses TCP dan UDP untuk berbagai perangkat tanpa konfigurasi IP publik langsung dari ISP.
Buka akses port TCP, UDP, atau keduanya sesuai kebutuhan aplikasi dan perangkat Anda.
Tetap dapat digunakan meskipun koneksi internet memakai IP dinamis, private IP, atau CGNAT.
Tentukan public port yang berbeda dari local port agar konfigurasi lebih fleksibel dan aman.
Akses perangkat lokal menggunakan IP publik dan port yang disediakan oleh S-Network.
Kelola akun VPN, mapping port, status layanan, dan masa aktif dari satu dashboard.
Tambahkan beberapa port untuk berbagai perangkat dan aplikasi dalam satu layanan.
Gunakan VPN Port untuk mengakses perangkat jaringan, server, sistem monitoring, dan aplikasi lokal dari internet.
Akses Winbox, WebFig, API, SSH, atau layanan MikroTik dari luar jaringan.
Contoh: Winbox 8291, API 8728, SSH 22Pantau kamera dan perangkat perekam dari lokasi lain meskipun jaringan tidak memiliki IP publik.
Contoh: HTTP, RTSP, server portAkses komputer Windows menggunakan Remote Desktop melalui endpoint publik.
Contoh: RDP 3389Akses SSH, panel server, database, atau aplikasi yang berjalan pada server Linux.
Contoh: SSH 22, panel, databaseAkses perangkat penyimpanan, file server, atau layanan NAS dari luar jaringan lokal.
Contoh: Web panel, SFTP, aplikasi NASPublikasikan aplikasi lokal, dashboard, webhook, API, dan development server.
Contoh: HTTP, HTTPS, API portAkses CBT, eRapor, RDM, Dapodik, dan aplikasi sekolah yang berjalan secara lokal.
Contoh: Web aplikasi lokalHubungkan sensor, mesin monitoring, controller, dan perangkat IoT melalui internet.
Contoh: MQTT, telemetry, custom portSetiap aplikasi mempunyai kebutuhan protokol yang berbeda. Pilih protokol sesuai layanan yang akan dipublikasikan.
Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan koneksi stabil, berurutan, dan memiliki pemeriksaan pengiriman data.
Cocok untuk komunikasi real-time yang mengutamakan kecepatan dan latensi rendah.
Gunakan kedua protokol apabila aplikasi membutuhkan koneksi TCP dan UDP pada port yang sama.
Port forwarding membuat layanan lokal dapat dijangkau melalui internet. Karena itu, keamanan perangkat tujuan tetap harus menjadi prioritas.
Keduanya menggunakan tunnel VPN, tetapi mempunyai tujuan dan cara akses yang berbeda.
Meneruskan public port tertentu menuju aplikasi atau perangkat lokal. Pengguna dapat mengakses endpoint publik tanpa memasang VPN.
Menghubungkan perangkat pengguna ke jaringan privat menggunakan akun VPN agar dapat mengakses berbagai alamat internal.
Lihat VPN Remote AccessInformasi umum tentang public port, local port, protokol TCP/UDP, CGNAT, dan penggunaan layanan.
Gunakan VPN Port Forwarding untuk MikroTik, CCTV, Remote Desktop, server, NAS, dan aplikasi lokal tanpa harus membeli IP publik dari ISP.