TCP/UDP Port Forwarding

VPN Port Forwarding Tanpa IP Publik ISP

Buka akses TCP dan UDP untuk MikroTik, CCTV, Remote Desktop, server, NAS, dan aplikasi lokal meskipun jaringan Anda menggunakan IP dinamis atau berada di balik CGNAT.

  • Mendukung TCP dan UDP
  • Cocok untuk jaringan CGNAT
  • Konfigurasi melalui dashboard
Alur VPN Port Forwarding Connected
Public Endpoint 203.0.113.10:45678 TCP
VPN Tunnel Secure Port Forwarding
Local Destination 192.168.1.10:8291 MikroTik Winbox
Tentang VPN Port

Buka port perangkat lokal melalui IP publik

VPN Port Forwarding meneruskan koneksi dari public endpoint S-Network menuju perangkat atau aplikasi di jaringan lokal melalui tunnel VPN.

Layanan ini cocok ketika ISP tidak menyediakan IP publik, menggunakan IP dinamis, atau menempatkan pelanggan di balik Carrier-Grade NAT.

Perangkat yang mengakses tidak perlu memasang VPN. Pengguna cukup menghubungi IP publik dan public port yang telah dibuat.

Contoh mapping port

Active
Public Port 203.0.113.10:45678
Local Port 192.168.1.10:8291

Saat koneksi masuk ke public port 45678, sistem akan meneruskannya menuju port Winbox 8291 pada MikroTik lokal.

Cara Kerja

Empat langkah membuka port tanpa IP publik

Hubungkan perangkat ke tunnel VPN, tentukan port tujuan, lalu akses perangkat menggunakan endpoint publik.

01

Hubungkan perangkat ke VPN

Pasang akun VPN pada MikroTik, router, komputer, atau server di jaringan tujuan.

02

Tambahkan konfigurasi port

Tentukan protokol, public port, alamat tujuan, dan local port melalui dashboard.

03

Sistem membuat port forwarding

Endpoint publik akan diteruskan melalui tunnel VPN menuju perangkat lokal Anda.

04

Akses dari internet

Gunakan IP publik dan public port yang tersedia untuk mengakses layanan dari luar.

Fitur Layanan

Port forwarding yang fleksibel dan mudah dikelola

Kelola akses TCP dan UDP untuk berbagai perangkat tanpa konfigurasi IP publik langsung dari ISP.

Port TCP dan UDP

Buka akses port TCP, UDP, atau keduanya sesuai kebutuhan aplikasi dan perangkat Anda.

Tanpa IP Publik ISP

Tetap dapat digunakan meskipun koneksi internet memakai IP dinamis, private IP, atau CGNAT.

Public Port Fleksibel

Tentukan public port yang berbeda dari local port agar konfigurasi lebih fleksibel dan aman.

Endpoint Publik

Akses perangkat lokal menggunakan IP publik dan port yang disediakan oleh S-Network.

Dashboard Terintegrasi

Kelola akun VPN, mapping port, status layanan, dan masa aktif dari satu dashboard.

Multiport

Tambahkan beberapa port untuk berbagai perangkat dan aplikasi dalam satu layanan.

Penggunaan

Satu layanan untuk berbagai perangkat dan aplikasi

Gunakan VPN Port untuk mengakses perangkat jaringan, server, sistem monitoring, dan aplikasi lokal dari internet.

TCP

MikroTik dan Winbox

Akses Winbox, WebFig, API, SSH, atau layanan MikroTik dari luar jaringan.

Contoh: Winbox 8291, API 8728, SSH 22
TCP/UDP

CCTV, DVR, dan NVR

Pantau kamera dan perangkat perekam dari lokasi lain meskipun jaringan tidak memiliki IP publik.

Contoh: HTTP, RTSP, server port
TCP/UDP

Remote Desktop

Akses komputer Windows menggunakan Remote Desktop melalui endpoint publik.

Contoh: RDP 3389
TCP

Server Linux

Akses SSH, panel server, database, atau aplikasi yang berjalan pada server Linux.

Contoh: SSH 22, panel, database
TCP

NAS dan File Server

Akses perangkat penyimpanan, file server, atau layanan NAS dari luar jaringan lokal.

Contoh: Web panel, SFTP, aplikasi NAS
TCP

Web Server dan API

Publikasikan aplikasi lokal, dashboard, webhook, API, dan development server.

Contoh: HTTP, HTTPS, API port
TCP

Aplikasi Sekolah

Akses CBT, eRapor, RDM, Dapodik, dan aplikasi sekolah yang berjalan secara lokal.

Contoh: Web aplikasi lokal
TCP/UDP

IoT dan Monitoring

Hubungkan sensor, mesin monitoring, controller, dan perangkat IoT melalui internet.

Contoh: MQTT, telemetry, custom port
Protokol

Pilih TCP, UDP, atau keduanya

Setiap aplikasi mempunyai kebutuhan protokol yang berbeda. Pilih protokol sesuai layanan yang akan dipublikasikan.

TCP

Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan koneksi stabil, berurutan, dan memiliki pemeriksaan pengiriman data.

  • Winbox
  • SSH
  • Remote Desktop
  • HTTP dan HTTPS
  • Database
  • Web panel

UDP

Cocok untuk komunikasi real-time yang mengutamakan kecepatan dan latensi rendah.

  • Streaming
  • VoIP
  • DNS
  • Game server
  • Monitoring
  • Perangkat IoT

TCP + UDP

Gunakan kedua protokol apabila aplikasi membutuhkan koneksi TCP dan UDP pada port yang sama.

  • CCTV
  • Remote Desktop
  • Aplikasi khusus
  • Game server
  • Perangkat jaringan
  • Sistem monitoring
Keamanan

Buka hanya port yang benar-benar diperlukan

Port forwarding membuat layanan lokal dapat dijangkau melalui internet. Karena itu, keamanan perangkat tujuan tetap harus menjadi prioritas.

  • Gunakan public port yang berbeda dari port standar apabila memungkinkan.
  • Gunakan password yang kuat pada MikroTik, server, CCTV, dan perangkat tujuan.
  • Batasi sumber IP yang diperbolehkan apabila layanan mendukung access list.
  • Jangan membuka port database atau panel administrator tanpa perlindungan tambahan.
  • Aktifkan autentikasi dua faktor pada aplikasi yang mendukungnya.
  • Perbarui firmware dan sistem operasi perangkat secara rutin.
Pilih Layanan

VPN Port atau VPN Remote Access?

Keduanya menggunakan tunnel VPN, tetapi mempunyai tujuan dan cara akses yang berbeda.

Halaman ini

VPN Port

Meneruskan public port tertentu menuju aplikasi atau perangkat lokal. Pengguna dapat mengakses endpoint publik tanpa memasang VPN.

VS
Layanan terkait

VPN Remote Access

Menghubungkan perangkat pengguna ke jaringan privat menggunakan akun VPN agar dapat mengakses berbagai alamat internal.

Lihat VPN Remote Access
Pertanyaan Umum

FAQ VPN Port Forwarding

Informasi umum tentang public port, local port, protokol TCP/UDP, CGNAT, dan penggunaan layanan.

Apa itu VPN Port Forwarding?
VPN Port Forwarding adalah layanan yang meneruskan koneksi dari IP publik dan public port menuju perangkat atau aplikasi pada jaringan lokal melalui tunnel VPN.
Apakah VPN Port dapat digunakan tanpa IP publik dari ISP?
Ya. Layanan tetap dapat digunakan meskipun koneksi internet memakai IP dinamis, private IP, atau CGNAT karena perangkat membuat koneksi keluar menuju tunnel VPN S-Network.
Apa perbedaan public port dan local port?
Public port adalah port yang digunakan saat mengakses layanan melalui internet. Local port adalah port asli aplikasi atau perangkat pada jaringan lokal. Keduanya dapat menggunakan nomor yang berbeda.
Apakah mendukung protokol TCP dan UDP?
Ya. Pengguna dapat memilih TCP, UDP, atau TCP dan UDP sesuai kebutuhan aplikasi.
Apakah dapat digunakan untuk akses MikroTik melalui Winbox?
Ya. Anda dapat meneruskan public port menuju port Winbox MikroTik, biasanya port 8291, atau menuju port lain yang telah disesuaikan.
Apakah dapat digunakan untuk CCTV?
Ya. VPN Port dapat digunakan untuk membuka akses menuju DVR, NVR, kamera IP, RTSP, web panel, dan server port perangkat CCTV.
Apakah perangkat yang mengakses harus memasang VPN?
Tidak. Perangkat pengguna cukup mengakses IP publik dan public port yang diberikan. VPN dipasang pada sisi jaringan atau perangkat yang menjadi tujuan.
Apakah satu layanan dapat memiliki beberapa port?
Ya. Jumlah port yang dapat dibuat mengikuti paket layanan yang dipilih.
Apa perbedaan VPN Port dengan VPN Remote Access?
VPN Port digunakan untuk mempublikasikan port tertentu agar dapat diakses langsung melalui internet. VPN Remote Access digunakan untuk menghubungkan perangkat pengguna ke jaringan privat melalui akun VPN.
Bagaimana cara mulai menggunakan VPN Port?
Buat akun S-Network, pilih paket layanan, hubungkan perangkat ke akun VPN, lalu tambahkan konfigurasi TCP atau UDP Port melalui dashboard.

Buka akses perangkat Anda dari mana saja

Gunakan VPN Port Forwarding untuk MikroTik, CCTV, Remote Desktop, server, NAS, dan aplikasi lokal tanpa harus membeli IP publik dari ISP.