VPN Website • Reverse Proxy

Hadirkan dan amankan website atau API lokal Anda secara online

VPN Website menghubungkan server web lokal ke reverse proxy S-Network melalui tunnel VPN, sehingga website, aplikasi web, panel, dan API dapat diakses menggunakan domain dari internet.

Identitas server asal tetap tersembunyi, koneksi publik dapat menggunakan HTTPS, dan pengguna cukup membuka domain tanpa memasang VPN client.

  • Mulai Rp10.000/bulan
  • Gratis SSL/TLS untuk HTTPS
  • Dapat digunakan semua ISP
  • Protokol L2TP/SSTP/Wireguard/OVPN
  • Gunakan free domain atau domain sendiri
  • Keamanan tambahan

Solusi VPN Website

Publikasikan layanan web lokal melalui domain dan HTTPS

Layanan ini menggabungkan tunnel VPN dengan reverse proxy agar layanan HTTP atau HTTPS pada jaringan lokal dapat diakses dari internet secara lebih mudah dan terkelola.

01

Reverse Proxy

Permintaan dari pengguna diterima oleh endpoint publik S-Network, kemudian diteruskan ke server lokal melalui tunnel VPN.

02

Domain dan SSL/TLS

Gunakan domain atau subdomain untuk akses yang mudah diingat dan aktifkan HTTPS agar pertukaran data terenkripsi.

03

Server Tetap Anda Kelola

Aplikasi dan data tetap berjalan pada server lokal, VPS pribadi, NAS, atau perangkat lain yang Anda kendalikan.

Keamanan dan Fleksibilitas

Lapisan publik yang lebih rapi untuk aplikasi web Anda

VPN Website membantu memisahkan endpoint publik dari server asal sekaligus menyederhanakan penggunaan domain, HTTPS, dan akses dari internet.

01

Sembunyikan Server Asal

Alamat dan lokasi server backend tidak perlu dipublikasikan secara langsung kepada pengguna internet.

02

HTTPS Lebih Mudah

Terminasi SSL/TLS dapat dilakukan pada reverse proxy sehingga penerapan sertifikat untuk domain menjadi lebih sederhana.

03

Port Backend Fleksibel

Aplikasi dapat tetap berjalan pada port lokal yang sesuai kebutuhan tanpa harus menggunakan port publik yang sama.

04

Dukungan Teknis

Tim S-Network membantu konfigurasi tunnel, domain, routing backend, SSL/TLS, serta pengujian akses.

Cara Kerja

Bagaimana VPN Website mempublikasikan server lokal?

Server atau router lokal membuat koneksi VPN menuju S-Network. Domain diarahkan ke reverse proxy, lalu trafik diteruskan melalui tunnel menuju aplikasi web atau API Anda.

Cara Kerja

Proses publikasi website atau API lokal

01

Hubungkan Jaringan ke VPN

Pasang akun VPN pada MikroTik, OpenWrt, Windows, Linux, atau perangkat gateway yang dapat menjangkau server lokal.

02

Tentukan Backend Aplikasi

Tentukan alamat IP lokal, port aplikasi, protokol HTTP atau HTTPS, serta domain atau subdomain yang akan digunakan.

03

Publikasikan melalui Reverse Proxy

Domain diarahkan ke endpoint publik dan koneksi diteruskan ke backend melalui tunnel VPN yang telah dikonfigurasi.

Paket & Harga

Layanan untuk aplikasi web Anda

Paket berlaku untuk langganan satu bulan dan dapat diperpanjang. Harga dihitung per perangkat atau A record sesuai paket layanan.

Login Dashboard

Basic

Rp10.000 Bulanan
  • Speed up to 5 Mbps
  • Protokol L2TP, SSTP, Wireguard, OpenVPN
  • s-net.my.id domain
  • Free SSL untuk Akses Web
  • Bantuan teknis dan konsultasi
Pesan Paket Basic

Pro

Rp50.000 Bulanan
  • Speed up to 25 Mbps
  • Support custom domain
  • Protokol L2TP, SSTP, Wireguard, OpenVPN
  • Akses dengan Whitelist
  • Free SSL untuk Akses Web
  • Keamanan tambahan
  • Bantuan teknis dan konsultasi
Pesan Paket Pro

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

FAQ VPN Website

Informasi mengenai reverse proxy, domain, SSL/TLS, perangkat yang didukung, dan cara menggunakan layanan VPN Website.

Apa itu VPN Website?

VPN Website adalah layanan yang menggabungkan tunnel VPN dan reverse proxy untuk mempublikasikan website, aplikasi web, atau API lokal melalui domain dari internet.

Apakah VPN Website memerlukan IP publik dari ISP?

Tidak. Perangkat lokal membuat koneksi keluar menuju gateway VPN S-Network, sehingga layanan tetap dapat digunakan pada koneksi yang berada di balik NAT atau CGNAT selama koneksi VPN dapat terbentuk.

ISP apa saja yang mendukung VPN Website?

Layanan dapat digunakan melalui berbagai penyedia internet, termasuk broadband, wireless, dan data seluler, selama koneksi tersebut mendukung protokol VPN yang digunakan.

Sistem dan perangkat apa yang didukung?

Backend dapat berjalan pada Windows, Linux, NAS, Docker, server lokal, atau sistem lain. Tunnel VPN dapat dipasang pada MikroTik, OpenWrt, Windows, Linux, maupun gateway lain yang didukung.

Apakah VPN Website mendukung SSL/TLS dan HTTPS?

Ya. SSL/TLS dapat diterapkan pada reverse proxy agar website atau API dapat diakses melalui HTTPS. Layanan mencakup SSL/TLS gratis sesuai ketentuan paket.

Apakah port aplikasi lokal harus 80 atau 443?

Aplikasi dapat berjalan pada default 80, 443 atau bisa juga menggunakan port lokal lain. Reverse proxy akan meneruskan permintaan domain menuju alamat dan port backend yang telah ditentukan.

Apakah pengunjung perlu memasang VPN client?

Tidak. Pengunjung cukup membuka domain melalui browser atau aplikasi. Tunnel VPN hanya digunakan antara jaringan atau server lokal dengan gateway S-Network.

Bisakah digunakan untuk REST API dan webhook?

Bisa. Selama layanan menggunakan HTTP atau HTTPS dan backend dapat dijangkau melalui tunnel, API maupun webhook dapat dipublikasikan melalui domain.

Bagaimana cara mulai berlangganan?

Hubungi tim S-Network atau masuk ke dashboard, pilih layanan VPN Website, tentukan paket, domain, alamat backend, dan port aplikasi. Tim akan membantu proses konfigurasi serta pengujian.

Berapa banyak pengguna yang dapat mengakses aplikasi?

Jumlah pengguna bergantung pada kapasitas koneksi, sumber daya server, karakteristik aplikasi, dan batasan lisensi aplikasi yang digunakan.

Layanan Terkait

Gunakan layanan lain untuk akses port non-web, IP publik statis, interkoneksi jaringan, atau sertifikat keamanan.

Konsultasi VPN Website

Publikasikan website atau API lokal melalui domain dan HTTPS

Diskusikan server, domain, port backend, protokol VPN, kebutuhan SSL/TLS, serta skenario akses aplikasi bersama tim S-Network.

Berbicara dengan Support