Cara menggunakan VPN Wireguard di Ubuntu untuk IP Public Static

Panduan ini menjelaskan cara menghubungkan Ubuntu ke layanan IP Public Static S-Network melalui WireGuard agar trafik internet keluar atau outbound menggunakan alamat IP Public Static.

Cara menggunakan VPN Wireguard di Ubuntu untuk IP Public Static

Ingin koneksi internet Linux Ubuntu menggunakan IP Public Static sebagai alamat IP keluar atau outbound ? Anda dapat menghubungkan komputer atau server Ubuntu ke layanan IP Public Static S-Network melalui WireGuard sehingga trafik internet dari Ubuntu keluar menggunakan IP Public Static yang disediakan oleh S-Network.

Persiapan

Sebelum memulai, pastikan Anda sudah memiliki:

  • Komputer atau server Ubuntu yang terhubung ke internet.
  • Layanan IP Public Static S-Network yang aktif.
  • Akun VPN pada layanan IP Public Static.
  • Akses sudo atau root pada Ubuntu.
  • Konfigurasi WireGuard dari dashboard S-Network.
Catatan: tutorial ini membahas penggunaan IP Public Static untuk outbound , yaitu trafik internet Ubuntu keluar melalui IP Public Static S-Network. Ini berbeda dengan penggunaan inbound seperti SSH, web server, database, atau port forwarding dari internet ke perangkat Ubuntu.

1. Atur Akun VPN untuk Linux

1

Buka layanan IP Public Static

Masuk ke dashboard layanan S-Network, pilih menu IP Public Static , lalu klik nama VPN yang akan digunakan.

Membuka layanan IP Public Static S-Network
2

Pilih perangkat Linux

Di bagian Akun VPN , klik Actions lalu pilih Edit pada akun VPN yang akan digunakan.

Edit akun VPN S-Network

Kemudian pastikan bagian Perangkat menggunakan Linux. Selanjutnya matikan Split Tunneling agar trafik internet Ubuntu diarahkan melalui VPN sehingga menggunakan IP Public Static S-Network sebagai IP outbound. Setelah itu klik Simpan .

Memilih perangkat Linux dan menonaktifkan Split Tunneling
Split Tunneling aktif: hanya trafik tertentu yang melewati VPN, sedangkan koneksi internet utama tetap menggunakan ISP lokal.
Split Tunneling nonaktif: trafik internet Ubuntu diarahkan melalui tunnel WireGuard sehingga koneksi outbound menggunakan IP Public Static S-Network.
Setelah full tunnel diaktifkan, kecepatan internet Ubuntu akan bergantung pada koneksi menuju server VPN dan kapasitas layanan yang digunakan.

2. Install WireGuard di Ubuntu

Buka Terminal pada Ubuntu, kemudian update repository:

Terminal Ubuntu
sudo apt update

Setelah itu install WireGuard dan paket resolvconf :

Terminal Ubuntu
sudo apt install -y wireguard resolvconf

Setelah instalasi selesai, pastikan WireGuard sudah tersedia:

Terminal Ubuntu
wg --version
Jika versi WireGuard muncul, berarti WireGuard sudah berhasil diinstall pada Ubuntu.

3. Ambil Konfigurasi WireGuard dari Dashboard

1

Buka konfigurasi akun VPN

Pada tab Akun VPN , klik Konfigurasi pada akun Linux yang sudah disiapkan.

Gambar artikel

2

Pilih protokol WireGuard

Pilih protokol WireGuard , kemudian pada bagian Output pilih Lihat Konfigurasi .

Klik ikon Copy di sebelah kanan untuk menyalin konfigurasi WireGuard.

Gambar artikel

Jangan mengubah PrivateKey, PublicKey, PresharedKey, Address, Endpoint, DNS, atau AllowedIPs secara manual jika dashboard sudah menyediakan konfigurasi siap pakai.

4. Buat File Konfigurasi WireGuard

Konfigurasi WireGuard pada Linux biasanya disimpan di direktori:

Direktori WireGuard
/etc/wireguard/

Pada tutorial ini kita akan menggunakan nama interface snet .

Buat file konfigurasi menggunakan Nano:

Terminal Ubuntu
sudo nano /etc/wireguard/snet.conf

Setelah Nano terbuka, paste konfigurasi WireGuard yang sebelumnya sudah disalin dari dashboard S-Network.

Pada Terminal Ubuntu, Anda dapat menggunakan shortcut:

Paste di Terminal
Ctrl + Shift + V

Setelah konfigurasi berhasil dipaste, simpan menggunakan:

  1. Tekan Ctrl + X .
  2. Tekan Y .
  3. Tekan Enter .

5. Amankan File Konfigurasi WireGuard

File konfigurasi WireGuard berisi PrivateKey , sehingga sebaiknya hanya dapat dibaca oleh user root.

Terminal Ubuntu
sudo chmod 600 /etc/wireguard/snet.conf

Anda dapat memeriksa permission file dengan:

Terminal Ubuntu
sudo ls -l /etc/wireguard/snet.conf

6. Aktifkan Tunnel WireGuard

Jalankan WireGuard menggunakan perintah:

Terminal Ubuntu
sudo wg-quick up snet

Kemudian cek status koneksi WireGuard:

Terminal Ubuntu
sudo wg show

Pastikan terdapat informasi seperti:

  • Interface snet tersedia.
  • Bagian latest handshake menampilkan waktu terbaru.
  • Counter transfer received dan sent bertambah.
Jika latest handshake terus diperbarui, berarti Ubuntu sudah berhasil terhubung ke tunnel WireGuard S-Network.

Cek interface WireGuard

Terminal Ubuntu
ip addr show snet

7. Aktifkan WireGuard Otomatis Saat Ubuntu Boot

Agar tunnel WireGuard otomatis aktif setiap kali Ubuntu restart, aktifkan service wg-quick :

Terminal Ubuntu
sudo systemctl enable wg-quick@snet

Anda juga dapat langsung menjalankan service:

Terminal Ubuntu
sudo systemctl start wg-quick@snet

Untuk mengecek status:

Terminal Ubuntu
sudo systemctl status wg-quick@snet --no-pager
Pada service WireGuard, status active (exited) merupakan kondisi normal selama interface WireGuard berhasil dibuat.

8. Cek IP Public Static untuk Outbound

Sebelum WireGuard diaktifkan, Ubuntu biasanya menggunakan IP Public dari ISP.

Setelah full tunnel aktif, IP yang terlihat dari internet seharusnya berubah menjadi IP Public Static S-Network .

Cek IP Public melalui Terminal

Terminal Ubuntu
curl -4 https://api.ipify.org ; echo

Atau:

Terminal Ubuntu
curl -4 https://ifconfig.me ; echo

Hasilnya berupa alamat IP Public yang sedang digunakan Ubuntu untuk melakukan koneksi keluar ke internet.

Jika alamat tersebut sama dengan IP Public Static pada layanan S-Network, berarti koneksi outbound sudah berjalan melalui WireGuard.

Bandingkan IP sebelum dan sesudah WireGuard

Untuk memastikan perubahan IP, matikan tunnel WireGuard terlebih dahulu:

Terminal Ubuntu
sudo wg-quick down snet

Cek IP Public:

Terminal Ubuntu
curl -4 https://api.ipify.org ; echo

Kemudian aktifkan kembali WireGuard:

Terminal Ubuntu
sudo wg-quick up snet

Cek kembali IP Public:

Terminal Ubuntu
curl -4 https://api.ipify.org ; echo
Sebelum WireGuard aktif, IP yang tampil biasanya merupakan IP dari ISP. Setelah WireGuard aktif, IP seharusnya berubah menjadi IP Public Static S-Network.

Troubleshooting

WireGuard Aktif Tetapi IP Public Tidak Berubah

Periksa beberapa hal berikut:

  • Pastikan perangkat akun VPN menggunakan Linux .
  • Pastikan Split Tunneling sudah dinonaktifkan.
  • Pastikan menggunakan konfigurasi WireGuard terbaru dari dashboard.
  • Pastikan latest handshake WireGuard aktif.
  • Restart tunnel setelah melakukan perubahan pada akun VPN.
Cek WireGuard
            
            sudo wg show
            
        
Cek IP Public
            
            curl -4 https://api.ipify.org ; echo
            
        

Restart Tunnel WireGuard

Matikan tunnel:

Terminal Ubuntu
            
            sudo wg-quick down snet
            
        

Kemudian aktifkan kembali:

Terminal Ubuntu
            
            sudo wg-quick up snet
            
        

Jika menggunakan systemd, Anda juga dapat menjalankan:

Terminal Ubuntu
            
            sudo systemctl restart wg-quick@snet
            
        

WireGuard Tidak Mendapatkan Handshake

Jalankan:

Terminal Ubuntu
            
            sudo wg show
            
        

Jika bagian latest handshake tidak muncul, periksa:

  • Koneksi internet Ubuntu.
  • Endpoint WireGuard.
  • PrivateKey.
  • PublicKey.
  • PresharedKey.
  • Konfigurasi WireGuard yang digunakan.
Jika ragu, salin ulang konfigurasi terbaru langsung dari dashboard S-Network dan gunakan tanpa mengubah parameter WireGuard secara manual.

Internet Tidak Bisa Digunakan Setelah WireGuard Aktif

Periksa apakah tunnel memiliki latest handshake .

Jika tidak ada handshake, full tunnel dapat mengarahkan trafik internet menuju VPN yang belum terkoneksi sehingga akses internet tidak berjalan.

Coba ping alamat IP:

Terminal Ubuntu
            
            ping -c 4 1.1.1.1
            
        

Kemudian coba ping domain:

Terminal Ubuntu
            
            ping -c 4 google.com
            
        

Jika 1.1.1.1 dapat diakses tetapi domain tidak bisa, kemungkinan terdapat masalah pada DNS.

Cek DNS

Terminal Ubuntu
            
            resolvectl status
            
        

Anda juga dapat melakukan pengujian DNS:

Terminal Ubuntu
            
            getent hosts www.google.com
            
        

Cek Log WireGuard

Jika service WireGuard gagal berjalan, cek log:

Terminal Ubuntu
            
            sudo journalctl -u wg-quick@snet --no-pager -n 100
            
        

Untuk memantau log secara langsung:

Terminal Ubuntu
            
            sudo journalctl -u wg-quick@snet -f
            
        

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud IP Public Static untuk outbound?

Outbound berarti koneksi yang dibuat dari komputer atau server Ubuntu menuju internet. Dengan konfigurasi ini, website, API, database, atau server tujuan akan melihat IP Public Static S-Network sebagai alamat sumber koneksi.

Apakah IP dari ISP akan berubah menjadi IP S-Network?

IP pada modem atau koneksi ISP tidak berubah. Namun trafik Ubuntu yang diarahkan melalui WireGuard akan keluar ke internet menggunakan IP Public Static S-Network.

Apakah harus mematikan Split Tunneling?

Untuk membuat seluruh trafik internet Ubuntu menggunakan IP Public Static S-Network, gunakan full tunnel dengan Split Tunneling dinonaktifkan.

Apakah bisa digunakan jika internet berada di belakang CGNAT?

Bisa. WireGuard membuat koneksi keluar menuju server S-Network, sehingga koneksi internet lokal tidak harus memiliki IP Public langsung dari ISP.

Apakah bisa digunakan pada Ubuntu Server?

Bisa. WireGuard dapat berjalan sepenuhnya melalui Terminal dan systemd sehingga tidak membutuhkan tampilan desktop atau GUI.

Apakah bisa digunakan untuk whitelist IP?

Bisa. IP Public Static S-Network dapat digunakan sebagai alamat sumber tetap untuk koneksi menuju API, database, firewall, server cloud, panel administrasi, payment gateway, automation, monitoring, atau sistem lain yang menerapkan whitelist berdasarkan IP.

Apakah WireGuard otomatis aktif setelah Ubuntu restart?

Bisa. Aktifkan service wg-quick@snet menggunakan systemctl enable agar tunnel otomatis aktif saat Ubuntu boot.

Apakah WireGuard harus selalu aktif?

Ya, jika Anda ingin koneksi outbound Ubuntu terus menggunakan IP Public Static S-Network. Jika tunnel dinonaktifkan, trafik akan kembali menggunakan jalur internet normal dari ISP.

Apakah IP Public Static ini juga bisa digunakan untuk akses SSH dari internet?

Bisa, tetapi itu merupakan kebutuhan inbound. Untuk menerima koneksi SSH dari internet menuju Ubuntu, Anda perlu membuat Akses Publik pada dashboard S-Network dan mengarahkannya ke port SSH perangkat Ubuntu.

IP Public Static S-Network

Gunakan IP Public Static sebagai IP Outbound Ubuntu

Hubungkan komputer atau server Ubuntu ke IP Public Static S-Network melalui WireGuard dan gunakan alamat IP tetap untuk koneksi keluar ke internet tanpa harus mendapatkan IP Public Static langsung dari ISP.

Cocok untuk whitelist API, akses server, firewall, database, aplikasi perusahaan, automation, monitoring, dan berbagai kebutuhan lain yang memerlukan alamat IP sumber tetap.