Web lokal biasanya hanya dapat diakses dari jaringan lokal. Panduan ini dapat digunakan untuk web lokal di Windows, misalnya yang berjalan melalui XAMPP, Laragon, IIS, atau web server lainnya. Agar web lokal dapat diakses dari luar jaringan, server web lokal dapat dipublikasikan melalui IP Public Static S-Network dengan MikroTik sebagai router penghubung ke jaringan lokal. Web ini juga bisa diakses menggunakan HTTPS yang valid, tentunya aksesnya menggunakan domain atau subdomain, bukan menggunakan IP Public langsung.
Pada metode ini, VPN dipasang pada MikroTik , bukan langsung pada komputer server web lokal. MikroTik kemudian meneruskan koneksi dari IP publik menuju alamat IP lokal dan port aplikasi web lokal.
Topologi yang digunakan
Internet → IP Public Static S-Network → VPN MikroTik → NAT / Port Forwarding MikroTik → Server web lokal.
Persiapan Sebelum Mengonlinekan Web Lokal
Siapkan beberapa hal berikut sebelum melakukan konfigurasi:
- web lokal sudah terpasang dan berjalan normal pada komputer server.
- Komputer server web lokal terhubung ke jaringan LAN MikroTik.
- MikroTik memiliki koneksi internet yang aktif.
- MikroTik menjadi gateway jaringan server web lokal.
- Alamat IP lokal komputer server web lokal sudah diketahui.
- Port aplikasi web lokal sudah diketahui.
- Memiliki akses administrator ke MikroTik melalui Winbox.
- Memiliki layanan IP Public Static S-Network yang aktif.
Pastikan web lokal sudah berjalan secara lokal
Jangan melakukan konfigurasi IP publik sebelum web lokal dapat dibuka dengan normal dari jaringan lokal. IP Public Static tidak memperbaiki aplikasi web yang service atau databasenya sedang bermasalah.
1. Periksa IP Lokal dan Port Web
Buka web lokal dari komputer server
Jalankan browser pada komputer yang menjadi server web lokal, kemudian buka alamat aplikasi seperti biasanya.
Contoh:
http://localhost
Nomor setelah tanda titik dua merupakan port aplikasi. Pada contoh
tersebut, tidak ada port dan protokol HTTP, artinya port menggunakan
80
.
Catat alamat IP komputer server
Buka Command Prompt pada komputer server, kemudian jalankan:
ipconfig
Catat bagian IPv4 Address . Sebagai contoh, komputer server memperoleh alamat:
192.168.1.20Uji dari perangkat lain di jaringan lokal
Dari komputer atau telepon seluler yang terhubung ke jaringan LAN/Wi-Fi yang sama, coba buka:
http://192.168.1.20Apabila halaman web dapat terbuka, berarti server sudah menerima koneksi dari jaringan lokal dan dapat dilanjutkan ke tahap MikroTik.
Port web dapat berbeda
Nomor
80
hanya contoh. Gunakan port yang benar-benar
dipakai oleh instalasi web server Anda.
2. Hubungkan MikroTik ke IP Public Static S-Network
Dapatkan layanan IP Public Static
Gunakan layanan IP Public Static yang menyediakan port forwarding dan konfigurasi WireGuard. Anda dapat menggunakan layanan IP Public Static S-Network untuk menghubungkan server web lokal ke IP publik tanpa harus mengganti ISP.
Buat akun VPN untuk MikroTik
Masuk ke dashboard layanan, pilih menu IP Public Static , lalu klik nama VPN yang akan digunakan.
Pilih tab Akun VPN , lalu klik Actions lalu klik Edit untuk mengubah Perangkat dari Windows menjadi MikroTik
Setelah itu ubah Perangkat menjadi MikroTik lalu aktifkan Split tunnel lalu klik Simpan
Salin konfigurasi MikroTik
Setelah akun VPN disimpan, buka menu Konfigurasi , kemudian salin script MikroTik yang ditampilkan oleh dashboard.
Klik logo Copy untuk menyalin script ke Terminal MikroTik
Gunakan script yang berasal dari akun VPN Anda sendiri karena server, username, password, key, alamat VPN, dan nama interface dapat berbeda pada setiap akun.
Jalankan script melalui Terminal MikroTik
Login ke MikroTik menggunakan Winbox, kemudian buka New Terminal . Klik kanan mouse lalu pilih Paste untuk menempelkan script yang sebelumnya disalin dari dashboard S-Network lalu tekan Enter untuk menjalankan script.
Tes koneksi MikroTik dari dashboard
Setelah script dijalankan, klik Tes Koneksi MikroTik . Jika berhasil terhubung, berarti script sudah berhasil dijalankan dan koneksi VPN MikroTik sudah aktif.
Setelah tahap ini, MikroTik sudah terhubung ke layanan IP Public Static. Berikutnya koneksi publik perlu diteruskan menuju server web lokal di jaringan LAN.
3. Buat Akses Publik untuk Port Web
Pilih tab
Overview
, lalu edit dahulu domain yang akan digunakan / custom dengan cara klik ikon pensil di Domain.
Pilih domain yang sesuai:
- Free Domain jika ingin menggunakan subdomain dari s-net.my.id, contoh akses-publik.s-net.my.id.
- Managed Domain jika menggunakan domain yang disewa di S-Network.
- External Domain jika menggunakan domain yang disewa dari luar S-Network.
Setelah itu masukkan domain kustom Anda, misal web-canggih.com (root domain tanpa subdomain) lalu klik
Save / Simpan
.
Buka tab Akses Publik pada layanan IP Public Static, kemudian klik Tambah Akses Publik .
Pilih Protocol HTTP/HTTPS , lalu tentukan domain atau subdomain, contoh web-canggih.com atau app.web-canggih.com .
Pilih Local Scheme HTTP atau HTTPS. Pengaturan ini wajib mengikuti web lokal: jika web lokal menggunakan HTTP, pilih HTTP ; jika web lokal menggunakan HTTPS, pilih HTTPS .
Setelah itu pilih VPN Account , contoh mikrotik-web . Sesuaikan Local Port dengan port web lokal, contoh 80 .
Pilih NAT ke Perangkat LAN agar port diteruskan ke server web yang berada di belakang MikroTik. Selanjutnya masukkan IP server web, contoh 192.168.1.20 , lalu klik Simpan .
| Pengaturan | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| Protocol | HTTP/HTTPS | Gunakan HTTP/HTTPS untuk mempublikasikan web lokal |
| Domain | domain-canggih.com | Tentukan domain atau subdomain yang akan digunakan untuk mengakses web lokal |
| Local Scheme | HTTP | Sesuaikan dengan protokol yang digunakan oleh web lokal, HTTP atau HTTPS |
| VPN Account | mikrotik-web | Pilih VPN Account yang terpasang pada MikroTik dan terhubung dengan server web lokal |
| Local Port | 80 | Sesuaikan dengan port yang digunakan oleh web lokal |
| IP Perangkat | 192.168.1.20 | Alamat IP komputer web server di jaringan lokal yang terhubung dengan Mikrotik |
| Nama Perangkat | server web lokal | Nama perangkat dapat disesuaikan secara bebas. |
4. Membuat A Record pada Domain
Cara pembuatan A Record berbeda-beda, tergantung dari provider atau penyedia domain yang Anda gunakan. Contoh sederhana di Cloudflare, membuat A Record dengan subdomain apps diarahkan ke IP Public yang didapat dari Overview, yaitu 147.139.163.207 :
Setelah penambahan A Record, biasanya butuh waktu untuk propagasi domain atau subdomain ke IP Public S-Network. Apabila domain atau subdomain sudah mengarah ke IP Public S-Network, lanjutkan ke tahap pemasangan Sertifikat SSL.
5. Memasang Sertifikat SSL
6. Pastikan Firewall Server Mengizinkan Port Web Lokal
Jika web lokal berjalan pada Windows, Windows Firewall dapat memblokir koneksi dari perangkat lain. Pastikan port web lokal diizinkan untuk menerima koneksi dari jaringan.
- Buka Windows Defender Firewall with Advanced Security .
- Pilih Inbound Rules .
- Klik New Rule .
- Pilih Port .
- Pilih TCP .
-
Masukkan port web lokal, misalnya
80. - Pilih Allow the connection .
- Pilih profil jaringan yang digunakan.
- Beri nama rule, misalnya Web Lokal LAN .
Jangan menonaktifkan firewall seluruhnya
Cukup izinkan port yang memang digunakan oleh web lokal. Jangan membuka port database, file sharing, Remote Desktop, atau service administratif lain yang tidak diperlukan.
7. Uji Web Lokal dari Luar Jaringan
Pengujian sebaiknya menggunakan koneksi yang benar-benar berbeda dari jaringan lokal.
-
Cek akses publik dari dashboard S-Network. Contoh akses publik yang dibuat adalah web-canggih.com .
-
Buka akses publik web-canggih.com menggunakan browser.
Pengamanan Web Lokal yang Dibuka dari Internet
Setelah web lokal dapat dijangkau dari internet, keamanan server dan akun pengguna harus diperhatikan karena halaman login tidak lagi hanya berada di jaringan lokal.
Gunakan kata sandi kuat
Hindari password sederhana, nama pengguna, nama domain, tanggal lahir, atau kombinasi yang mudah ditebak.
Batasi akun pengguna
Nonaktifkan akun yang sudah tidak digunakan dan pastikan setiap pengguna menggunakan akun masing-masing.
Backup secara berkala
Simpan cadangan database dan aplikasi web lokal pada media atau lokasi yang berbeda.
Publikasikan port yang diperlukan saja
Jangan membuka seluruh port server hanya untuk memberikan akses web lokal dari internet.
Pastikan RouterOS diperbarui
Gunakan versi RouterOS yang masih didukung dan lakukan pembaruan keamanan secara terencana.
Gunakan HTTPS jika diperlukan
Jika menggunakan domain dan HTTPS, tempatkan reverse proxy dan sertifikat SSL/TLS di depan aplikasi web lokal.
Mengatasi Web Lokal yang Tidak Bisa Diakses
| Kendala | Kemungkinan penyebab | Langkah pemeriksaan |
|---|---|---|
| Web lokal tidak bisa dibuka dari localhost | Aplikasi atau service web lokal tidak berjalan. | Perbaiki aplikasi web lokal terlebih dahulu sebelum memeriksa jaringan. |
| Bisa dari localhost tetapi tidak bisa dari IP LAN | Windows Firewall memblokir atau service hanya mendengarkan localhost. | Periksa port web lokal dan aturan inbound Windows Firewall. |
| VPN MikroTik tidak running | Internet MikroTik terputus atau konfigurasi VPN tidak berhasil. | Periksa koneksi internet, interface VPN, dan jalankan Tes Koneksi MikroTik. |
| VPN running tetapi IP publik timeout | Rule NAT salah, in-interface salah, public port salah, atau firewall server memblokir. | Cocokkan public port, interface VPN, IP LAN server, dan port web lokal. |
| Counter NAT tidak bertambah | Trafik tidak masuk ke rule yang dibuat. | Periksa dst-port, protocol, in-interface, dan urutan rule NAT. |
| Halaman terbuka tetapi login bermasalah | Masalah aplikasi, akun, database, atau session web lokal. | Uji login dari jaringan lokal dan periksa kondisi aplikasi. |
| Akses terasa lambat | Upload koneksi internet rendah atau server kelebihan beban. | Periksa bandwidth upload, CPU, RAM, disk, dan jumlah pengguna. |
Cek rule NAT melalui Terminal
/ip firewall nat print stats
Ketika alamat publik sedang diuji dari internet, perhatikan apakah counter packet pada rule web lokal bertambah. Jika tidak bertambah, periksa kembali public port dan interface VPN.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah harus memiliki IP Public Static langsung dari ISP?
Tidak. MikroTik dapat membangun tunnel ke layanan IP Public Static S-Network menggunakan koneksi internet yang sudah tersedia.
Apakah WireGuard harus dipasang di komputer server web lokal?
Tidak untuk metode ini. VPN dipasang pada MikroTik. MikroTik kemudian meneruskan koneksi menuju IP lokal komputer server web lokal.
Apakah pengguna harus menggunakan VPN?
Tidak. Setelah akses publik aktif, pengguna cukup membuka IP Public Static dan port web lokal melalui browser.
Apakah public port harus sama dengan port web lokal?
Tidak harus. Port web lokal pada server tetap mengikuti port asli aplikasinya, sedangkan public port mengikuti akses publik yang dibuat pada layanan.
Apakah bisa digunakan jika ISP memakai CGNAT?
Bisa selama MikroTik dapat terhubung ke internet dan membangun koneksi VPN keluar menuju S-Network.
Apakah komputer server web lokal harus selalu menyala?
Ya. Server, aplikasi web lokal, koneksi LAN, MikroTik, internet, dan tunnel VPN harus aktif agar web lokal dapat diakses dari luar jaringan.
Bisakah menggunakan domain dan HTTPS?
Bisa. Untuk domain dan HTTPS diperlukan pengaturan DNS, reverse proxy, serta sertifikat SSL/TLS yang menangani koneksi sebelum diteruskan ke aplikasi web lokal.
Onlinekan Web Lokal Melalui MikroTik Tanpa Harus Meminta IP Publik dari ISP
Dengan IP Public Static S-Network, MikroTik dapat menjadi penghubung antara internet dan server web lokal di jaringan lokal. Server tetap berada di LAN, sedangkan akses dari luar diteruskan melalui VPN dan NAT MikroTik.
Solusi ini dapat digunakan untuk web lokal, CBT, sistem informasi internal, web server, aplikasi internal, serta layanan lain yang perlu diakses dari luar jaringan.