tutorial

Cara menggunakan VPN Wireguard di Windows untuk IP Public Static

Ingin koneksi internet Windows menggunakan IP Public Static sebagai alamat IP keluar atau outbound? Anda dapat menghubungkan komputer Windows ke layanan IP Public Static S-Network melalui WireGuard sehingga trafik internet dari komputer dapat keluar menggunakan IP Public Static yang disediakan oleh S-Network.

Cara menggunakan VPN Wireguard di Windows untuk IP Public Static

Ingin koneksi internet Windows menggunakan IP Public Static sebagai alamat IP keluar atau outbound? Anda dapat menghubungkan komputer Windows ke layanan IP Public Static S-Network melalui WireGuard sehingga trafik internet dari komputer dapat keluar menggunakan IP Public Static yang disediakan oleh S-Network.

Persiapan

Sebelum memulai, pastikan Anda sudah memiliki:

  • Komputer Windows yang terhubung ke internet.
  • Layanan IP Public Static S-Network yang aktif.
  • Akun VPN pada layanan IP Public Static.
  • Akses administrator pada Windows untuk menginstall WireGuard.
  • Konfigurasi WireGuard dari dashboard S-Network.
Catatan: tutorial ini membahas penggunaan IP Public Static untuk outbound, yaitu trafik internet Windows keluar melalui IP Public Static. Ini berbeda dengan penggunaan inbound seperti Remote Desktop, SSH, web server, atau port forwarding dari internet ke perangkat lokal.

1. Atur Akun VPN untuk Windows

1

Buka layanan IP Public Static

Masuk ke dashboard layanan, pilih menu  IP Public Static, lalu klik nama VPN yang akan digunakan.

Gambar artikel

2

Pilih perangkat Windows

Di bagian Akun VPN, klik Actions lalu pilih Edit akun VPN.

Gambar artikel

Kemudian pastikan bagian Perangkat menggunakan Windows. Lalu matikan Split Tunneling agar koneksi internet menggunakan IP Public Static, setelah itu klik Simpan.

Gambar artikel

Split Tunneling aktif: hanya trafik tertentu yang melewati VPN, sedangkan koneksi internet utama tetap menggunakan ISP lokal.
Split Tunneling nonaktif: trafik internet Windows diarahkan melalui tunnel sehingga koneksi outbound dapat menggunakan IP Public Static S-Network.
Setelah full tunnel diaktifkan, kecepatan internet komputer akan bergantung pada koneksi ke server VPN dan kapasitas layanan yang digunakan.

2. Install WireGuard di Windows

Download WireGuard untuk Windows melalui halaman resmi:

https://www.wireguard.com/install/

Install aplikasi seperti biasa hingga WireGuard dapat dibuka pada Windows.

3. Ambil Konfigurasi WireGuard dari Dashboard

1

Buka konfigurasi akun VPN

Pada tab Akun VPN, klik Konfigurasi pada akun Windows yang sudah disiapkan.

Gambar artikel

2

Pilih protokol WireGuard

Pilih protokol  WireGuard , dan Output Lihat Konfigurasi lalu klik ikon  Copy  di sebelah kanan untuk menyalin konfigurasi. 

Gambar artikel
Jangan mengubah PrivateKey, PublicKey, PresharedKey, Address, Endpoint, DNS, atau AllowedIPs secara manual jika dashboard sudah menyediakan konfigurasi siap pakai.

5. Tambahkan Tunnel WireGuard di Windows

1

Buka WireGuard

Jalankan aplikasi WireGuard pada Windows.

2

Buat tunnel baru

Klik Add Tunnel kemudian pilih Add empty tunnel.

Gambar artikel

3

Paste konfigurasi

Beri nama tunnel, misalnya SNet, kemudian paste konfigurasi yang sebelumnya disalin dari dashboard lalu Klik Save.

Gambar artikel

6. Aktifkan Tunnel WireGuard

Setelah konfigurasi disimpan, klik Activate.

Gambar artikel

Pastikan:

  • Status tunnel menjadi aktif.
  • Bagian Latest Handshake menampilkan waktu terbaru.
  • Counter Received dan Sent bertambah.
Jika Latest Handshake terus diperbarui, berarti komputer Windows sudah terhubung ke tunnel WireGuard S-Network.

7. Cek IP Public Static untuk Outbound

Sebelum WireGuard diaktifkan, komputer biasanya menggunakan IP publik dari ISP. Setelah full tunnel aktif, IP yang terlihat dari internet seharusnya berubah menjadi IP Public Static S-Network.

Cek menggunakan browser

Buka layanan pengecekan IP publik pada browser. Bandingkan IP sebelum dan sesudah tunnel WireGuard diaktifkan.

Jika konfigurasi outbound sudah benar, IP yang tampil harus sesuai dengan IP Public Static pada layanan S-Network.

Cek melalui PowerShell

PowerShell
curl.exe https://api.ipify.org

Atau:

PowerShell
Invoke-RestMethod https://api.ipify.org

Hasilnya berupa alamat IP publik yang sedang digunakan komputer untuk melakukan koneksi keluar ke internet.

Jika alamat tersebut sama dengan IP Public Static S-Network, berarti koneksi outbound sudah berjalan melalui WireGuard.

Troubleshooting

WireGuard Aktif Tetapi IP Publik Tidak Berubah

Periksa beberapa hal berikut:

  • Pastikan Split Tunneling pada akun VPN sudah dinonaktifkan.
  • Pastikan menggunakan konfigurasi WireGuard terbaru dari dashboard.
  • Pastikan Latest Handshake WireGuard aktif.
  • Matikan lalu aktifkan kembali tunnel setelah perubahan akun VPN.
  • Periksa routing Windows.

Restart Tunnel WireGuard

Klik Deactivate pada aplikasi WireGuard, tunggu beberapa detik, kemudian klik Activate kembali.

Internet Tidak Bisa Digunakan Setelah WireGuard Aktif

Periksa apakah tunnel memiliki Latest Handshake. Jika tidak ada handshake, full tunnel dapat mengarahkan trafik ke VPN yang belum terkoneksi sehingga akses internet tidak berjalan.

Pastikan Endpoint WireGuard dapat dijangkau melalui koneksi internet utama.

Cek DNS

PowerShell
Resolve-DnsName www.google.com

Jika IP dapat diping atau diakses tetapi domain tidak dapat dibuka, periksa konfigurasi DNS pada WireGuard.

Cek Koneksi Internet

PowerShell
Test-NetConnection 1.1.1.1 -Port 443

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud IP Public Static untuk outbound?

Outbound berarti koneksi yang dibuat dari komputer menuju internet. Dengan konfigurasi ini, website atau server tujuan melihat IP Public Static S-Network sebagai alamat sumber koneksi.

Apakah IP dari ISP akan berubah menjadi IP S-Network?

IP pada modem atau koneksi ISP tidak berubah. Namun trafik Windows yang diarahkan melalui WireGuard akan keluar ke internet menggunakan IP Public Static S-Network.

Apakah harus mematikan Split Tunneling?

Untuk membuat seluruh trafik internet menggunakan IP Public Static, gunakan full tunnel dengan Split Tunneling dinonaktifkan.

Apakah bisa digunakan jika internet berada di belakang CGNAT?

Bisa. WireGuard membuat koneksi keluar menuju S-Network sehingga tidak membutuhkan IP Public langsung dari ISP.

Apakah bisa digunakan untuk whitelist IP?

Bisa. IP Public Static dapat digunakan sebagai alamat sumber tetap untuk koneksi menuju API, server, firewall, database, panel, atau sistem lain yang menerapkan whitelist berdasarkan IP.

Apakah WireGuard harus selalu aktif?

Ya. Jika tunnel dinonaktifkan, trafik Windows akan kembali menggunakan jalur internet normal sesuai routing komputer.

Apakah bisa dipakai untuk Remote Desktop juga?

Bisa, tetapi itu merupakan kebutuhan inbound. Untuk menerima koneksi dari internet, Anda perlu membuat Akses Publik dan mengarahkannya ke port Remote Desktop pada komputer.

IP Public Static S-Network

Gunakan IP Public Static sebagai IP Outbound Windows

Hubungkan Windows ke IP Public Static S-Network melalui WireGuard dan gunakan alamat IP tetap untuk koneksi keluar ke internet tanpa harus mendapatkan IP Public Static langsung dari ISP.

Cocok untuk whitelist API, akses server, firewall, database, aplikasi perusahaan, automation, monitoring, dan kebutuhan lain yang memerlukan alamat IP sumber tetap.