tutorial

Cara Mengonlinekan Erapor Menggunakan IP Public Static via Mikrotik

e-Rapor biasanya hanya dapat diakses dari jaringan lokal sekolah. Agar guru atau operator dapat membukanya dari luar jaringan, server e-Rapor dapat dipublikasikan melalui IP Public Static S-Network dengan MikroTik sebagai router penghubung ke jaringan lokal.

Cara Mengonlinekan Erapor Menggunakan IP Public Static via Mikrotik

e-Rapor biasanya hanya dapat diakses dari jaringan lokal sekolah. Agar guru atau operator dapat membukanya dari luar jaringan, server e-Rapor dapat dipublikasikan melalui IP Public Static S-Network dengan MikroTik sebagai router penghubung ke jaringan lokal.

Pada metode ini, VPN dipasang pada MikroTik , bukan langsung pada komputer server e-Rapor. MikroTik kemudian meneruskan koneksi dari IP publik menuju alamat IP lokal dan port aplikasi e-Rapor.

Topologi yang digunakan

Internet → IP Public Static S-Network → VPN MikroTik → NAT / Port Forwarding MikroTik → Server e-Rapor.

Persiapan Sebelum Mengonlinekan e-Rapor

Siapkan beberapa hal berikut sebelum melakukan konfigurasi:

  • e-Rapor sudah terpasang dan berjalan normal pada komputer server.
  • Komputer server e-Rapor terhubung ke jaringan LAN MikroTik.
  • MikroTik memiliki koneksi internet yang aktif.
  • MikroTik menjadi gateway jaringan server e-Rapor.
  • Alamat IP lokal komputer server e-Rapor sudah diketahui.
  • Port aplikasi e-Rapor sudah diketahui.
  • Memiliki akses administrator ke MikroTik melalui Winbox.
  • Memiliki layanan IP Public Static S-Network yang aktif.

Pastikan e-Rapor sudah berjalan secara lokal

Jangan melakukan konfigurasi IP publik sebelum e-Rapor dapat dibuka dengan normal dari jaringan lokal. IP Public Static tidak memperbaiki aplikasi e-Rapor yang service atau databasenya sedang bermasalah.

1. Periksa IP Lokal dan Port e-Rapor

1

Buka e-Rapor dari komputer server

Jalankan browser pada komputer yang menjadi server e-Rapor, kemudian buka alamat aplikasi seperti biasanya.

Contoh:

http://localhost:3154

Nomor setelah tanda titik dua merupakan port aplikasi. Pada contoh tersebut, port e-Rapor adalah 3154 .

2

Catat alamat IP komputer server

Buka Command Prompt pada komputer server, kemudian jalankan:

Windows Command Prompt
ipconfig

Catat bagian IPv4 Address . Sebagai contoh, komputer server memperoleh alamat:

192.168.1.20
3

Uji dari perangkat lain di jaringan sekolah

Dari komputer atau telepon seluler yang terhubung ke jaringan LAN/Wi-Fi yang sama, coba buka:

http://192.168.1.20:3154

Apabila halaman e-Rapor dapat terbuka, berarti server sudah menerima koneksi dari jaringan lokal dan dapat dilanjutkan ke tahap MikroTik.

Mengapa harus menggunakan data seluler?

Pengujian dari Wi-Fi sekolah belum tentu mewakili akses dari internet. Data seluler memastikan permintaan benar-benar datang dari luar jaringan lokal.

Port e-Rapor dapat berbeda

Nomor 3154 hanya contoh. Gunakan port yang benar-benar dipakai oleh instalasi e-Rapor sekolah Anda.

2. Hubungkan MikroTik ke IP Public Static S-Network

1

Dapatkan layanan IP Public Static

Gunakan layanan IP Public Static yang menyediakan port forwarding dan konfigurasi WireGuard. Anda dapat menggunakan layanan  IP Public Static S-Network  untuk menghubungkan server sekolah ke IP publik tanpa harus mengganti ISP.

2

Buat akun VPN untuk MikroTik

Masuk ke dashboard layanan, pilih menu  IP Public Static  , lalu klik nama VPN yang akan digunakan.

Gambar artikel

Pilih tab  Akun VPN  , lalu klik  Actions  lalu klik  Edit  untuk mengubah Perangkat dari Windows menjadi MikroTIk

ChatGPT Image Aug 2, 2026, 01_06_01 PM

Setelah itu ubah Perangkat menjadi  MikroTik  lalu aktifkan  Split tunnel  lalu klik  Simpan

ChatGPT Image Aug 2, 2026, 01_08_37 PM













3

Salin konfigurasi MikroTik

Setelah akun VPN disimpan, buka menu Konfigurasi , kemudian salin script MikroTik yang ditampilkan oleh dashboard.

ChatGPT Image Aug 2, 2026, 01_13_20 PM

Klik logo Copy untuk meng-copy script ke Terminal Mikotik
Untitled 5

Gunakan script yang berasal dari akun VPN Anda sendiri karena server, username, password, key, alamat VPN, dan nama interface dapat berbeda pada setiap akun.

4

Jalankan script melalui Terminal MikroTik

Login ke MikroTik menggunakan Winbox, kemudian buka  New Terminal  . Klik kanan Mouse lalu pilih  Paste  untuk tempel script yang sebelumnya disalin dari dashboard S-Network lalu tekan  Enter  untuk menjalankan script.

Untitled 6
5

Test koneksi MikroTik dari dashboard

Setelah script dijalankan, klik  Test Koneksi MikroTik  Jika berhasil terhubung berarti copy paste script dan vpn sudah berhasil dilakukan.

Untitled 7

Setelah tahap ini, MikroTik sudah terhubung ke layanan IP Public Static. Berikutnya koneksi publik perlu diteruskan menuju server e-Rapor di jaringan LAN.

3. Buat Akses Publik untuk Port e-Rapor

Buka tab Akses Publik pada layanan IP Public Static, kemudian tambahkan akses TCP untuk e-Rapor dan pilih akun VPN MikroTik yang baru saja dihubungkan.

Gambar artikel

Tentukan Local Port erapor (contoh 3154), pilih VPN Account (contoh: mikrotik-sekolah ) dan juga masukan IP server erapor (contoh 192.168.1.20) lalu klik Simpan .

Untitled 12

Pengaturan Contoh Keterangan
Protocol TCP e-Rapor merupakan aplikasi web yang diakses melalui TCP.
VPN Account mikrotik-sekolah Pilih akun VPN yang terpasang pada MikroTik sekolah.
Public Port 7904 Port yang akan digunakan pengguna dari internet.
Server LAN 192.168.1.20 Alamat IP komputer server e-Rapor di jaringan lokal.
Port e-Rapor 3154 Port asli aplikasi e-Rapor pada komputer server.

Catat public port yang dibuat

Public port akan digunakan pada rule NAT MikroTik dan juga pada alamat yang nantinya dibuka dari luar jaringan.

4. Pastikan Firewall Server Mengizinkan Port e-Rapor

Jika e-Rapor berjalan pada Windows, Windows Firewall dapat memblokir koneksi dari perangkat lain. Pastikan port e-Rapor diizinkan untuk menerima koneksi dari jaringan.

  1. Buka Windows Defender Firewall with Advanced Security .
  2. Pilih Inbound Rules .
  3. Klik New Rule .
  4. Pilih Port .
  5. Pilih TCP .
  6. Masukkan port e-Rapor, misalnya 3154 .
  7. Pilih Allow the connection .
  8. Pilih profil jaringan yang digunakan.
  9. Beri nama rule, misalnya e-Rapor LAN .

Jangan menonaktifkan firewall seluruhnya

Cukup izinkan port yang memang digunakan oleh e-Rapor. Jangan membuka port database, file sharing, Remote Desktop, atau service administratif lain yang tidak diperlukan.

5. Uji e-Rapor dari Luar Jaringan Sekolah

Pengujian harus sebaiknya menggunakan koneksi yang benar-benar berbeda dari jaringan sekolah.

  1. Cek Akses publik dari web S-Network (contoh yang didapat adalah  crater.s-net.id:7904
    Untitled 6

  2. Masukkan IP publik dan public port dari web ke browser (hanya contoh)
    Untitled 7

Apabila halaman login e-Rapor muncul, konfigurasi IP Public Static, WireGuard, port forwarding, dan Windows Firewall telah berfungsi.

Pengamanan e-Rapor yang Dibuka dari Internet

Setelah e-Rapor dapat dijangkau dari internet, keamanan server dan akun pengguna harus diperhatikan karena halaman login tidak lagi hanya berada di jaringan lokal sekolah.

Gunakan kata sandi kuat

Hindari password sederhana, nama sekolah, tanggal lahir, atau kombinasi yang mudah ditebak.

Batasi akun pengguna

Nonaktifkan akun yang sudah tidak digunakan dan pastikan setiap pengguna menggunakan akun masing-masing.

Backup secara berkala

Simpan cadangan database dan aplikasi e-Rapor pada media atau lokasi yang berbeda.

Publikasikan port yang diperlukan saja

Jangan membuka seluruh port server hanya untuk memberikan akses e-Rapor dari internet.

Pastikan RouterOS diperbarui

Gunakan versi RouterOS yang masih didukung dan lakukan pembaruan keamanan secara terencana.

Gunakan HTTPS jika diperlukan

Jika menggunakan domain dan HTTPS, tempatkan reverse proxy dan sertifikat SSL/TLS di depan aplikasi e-Rapor.

Mengatasi e-Rapor yang Tidak Bisa Diakses

Kendala Kemungkinan penyebab Langkah pemeriksaan
e-Rapor tidak bisa dibuka dari localhost Aplikasi atau service e-Rapor tidak berjalan. Perbaiki aplikasi e-Rapor terlebih dahulu sebelum memeriksa jaringan.
Bisa dari localhost tetapi tidak bisa dari IP LAN Windows Firewall memblokir atau service hanya mendengarkan localhost. Periksa port e-Rapor dan aturan inbound Windows Firewall.
VPN MikroTik tidak running Internet MikroTik terputus atau konfigurasi VPN tidak berhasil. Periksa koneksi internet, interface VPN, dan jalankan Test Koneksi MikroTik.
VPN running tetapi IP publik timeout Rule NAT salah, in-interface salah, public port salah, atau firewall server memblokir. Cocokkan public port, interface VPN, IP LAN server, dan port e-Rapor.
Counter NAT tidak bertambah Trafik tidak masuk ke rule yang dibuat. Periksa dst-port, protocol, in-interface, dan urutan rule NAT.
Halaman terbuka tetapi login bermasalah Masalah aplikasi, akun, database, atau session e-Rapor. Uji login dari jaringan lokal dan periksa kondisi aplikasi.
Akses terasa lambat Upload internet sekolah rendah atau server kelebihan beban. Periksa bandwidth upload, CPU, RAM, disk, dan jumlah pengguna.

Cek rule NAT melalui Terminal

MikroTik Terminal
/ip firewall nat print stats            

Ketika alamat publik sedang diuji dari internet, perhatikan apakah counter packet pada rule e-Rapor bertambah. Jika tidak bertambah, periksa kembali public port dan interface VPN.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah sekolah harus memiliki IP Public Static dari ISP?

Tidak. MikroTik dapat membangun tunnel ke layanan IP Public Static S-Network menggunakan koneksi internet sekolah yang sudah tersedia.

Apakah WireGuard harus dipasang di komputer server e-Rapor?

Tidak untuk metode ini. VPN dipasang pada MikroTik. MikroTik kemudian meneruskan koneksi menuju IP lokal komputer server e-Rapor.

Apakah guru harus menggunakan VPN?

Tidak. Setelah akses publik aktif, guru atau operator cukup membuka IP Public Static dan port e-Rapor melalui browser.

Apakah public port harus sama dengan port e-Rapor?

Tidak harus. Port e-Rapor pada server tetap mengikuti port asli aplikasinya, sedangkan public port mengikuti akses publik yang dibuat pada layanan.

Apakah bisa digunakan jika ISP sekolah memakai CGNAT?

Bisa selama MikroTik dapat terhubung ke internet dan membangun koneksi VPN keluar menuju S-Network.

Apakah komputer server e-Rapor harus selalu menyala?

Ya. Server, aplikasi e-Rapor, koneksi LAN, MikroTik, internet, dan tunnel VPN harus aktif agar e-Rapor dapat diakses dari luar jaringan.

Bisakah menggunakan domain dan HTTPS?

Bisa. Untuk domain dan HTTPS diperlukan pengaturan DNS, reverse proxy, serta sertifikat SSL/TLS yang menangani koneksi sebelum diteruskan ke aplikasi e-Rapor.

IP Public Static untuk Sekolah

Onlinekan e-Rapor Melalui MikroTik Tanpa Harus Meminta IP Publik dari ISP

Dengan IP Public Static S-Network, MikroTik dapat menjadi penghubung antara internet dan server e-Rapor di jaringan sekolah. Server tetap berada di LAN, sedangkan akses dari luar diteruskan melalui VPN dan NAT MikroTik.

Solusi ini dapat digunakan untuk e-Rapor, CBT, sistem informasi sekolah, web server, aplikasi internal, serta layanan lain yang perlu diakses dari luar jaringan.

Kesimpulan

Mengonlinekan e-Rapor melalui MikroTik menggunakan IP Public Static dilakukan dengan menghubungkan MikroTik ke tunnel S-Network, membuat akses publik, lalu meneruskan koneksi tersebut menuju IP dan port komputer server e-Rapor.

Sebelum menguji dari internet, pastikan e-Rapor dapat dibuka melalui IP lokal, VPN MikroTik berstatus running, public port sudah dibuat, rule NAT mengarah ke server yang benar, dan firewall komputer mengizinkan port aplikasi e-Rapor.